Jumat, 05 Mei 2017

Diam - Diam Balas Dendam





Apa korelasinya antara gak bisa tidur dan setrika?

Kalau pengalaman pribadi saya sih ada.


Sodara-sodara... sebenarnya ini cerita lama, tapi keinginan menggambar muncul gak pandang waktu dan usia. Barangkali ini efek dari beberapa kolaborasi keadaan: mendengarkan lalu Banda Neira yang sudah bubar, rumah sedang sepi, kangen teman kuliah, hp gak ada, dan yang paling parah adalah sedang berkurangnya teman untuk bercerita. Maka pada kesempatan kali ini saya ingin membuat gambar yang memiliki cerita.


Ini cerita saya :

Di balik tampang yang [penginnya] soleha ini, saya juga meyimpan kejahilan. Dan kisah setrika adalah salah satu kejahilan yang secara sadar saya lakukan.

Jaman dulu (Juni 2009) saya pernah ngekos di sebuah kosan yang bernama Pondok Al Barokah, pondok yang rada busuk tapi lumayan staregis dan paling murah. Tinggal sekitar setahunan di sana, lalu saya pindah. Setelah menclak-menclok pindah kos-kosan demi menunjang kuliah, setelah lulus empat tahun kemudian dengan apesnya saya harus kembali lagi ke Pondok Al Barokah. Sialnya keadaan Al Barokah makin parah dan penghuninya berubah. Dari yang dulunya banyak mahasiswa berubah jadi sepenuhnya orang-orang yang kerja di mall. Otomatis kebiasaan mereka berbeda. Macam kelelawar, kalau pagi terasa sunyi sedangkan malam dianggap siang.

Situasi saat itu bener-bener gak ada enaknya. Kalau malam... aduh berisiknya. Nyetel musik gak tau waktu. Pake soundsystem gede. Kaya orang jualan kaset, nyetelnya karepe dewek. Jam 1 malam, kencengnya kayak orang gila gudeman. Asli... saya ini juga suka musik, bahkan sulit tidur kalau gak dengerin musik. Tapi yo gak gini-gini amat kencengnya. Kalau penghuni yang dulu walaupun mereka sering begadang sambil nyetel musik sampai pagi, musiknya mereka itu tenang, volumenya pas gak berlebihan jadi sama sekali gak mengganggu. Kalau penghuni yang ini musiknya kayak orang hajatan. Jedar jeder jedag jedug gak karuan.

Nah karena saya merasa sering keberisikan, bisikan setan pun datang. Saya tahu kalau pondok Al Barokah ini dari dulu miskin daya listrik, jadi pas musik lagi berisik, diam-diam saya nyolokin setrikaan di kamar. Petttt! Seketika listrik langsung padam. Hahaha.... mereka pun kelimpungan. Cabut colokan sana sini  lalu ngajegleg meteran listrik biar hidup lagi.

Dan jurus nyolokin setrikaan menjadi andalan saya untuk balas dendam ke mereka. Kalau mereka keterlaluan berisiknya saya colokin lagi tuh setrika. Matilah. Hahaha...

Itulah kawan... cerita lawas yang terjadi di akhir tahun 2013. Sekarang saya gak perlu melakukan jurus setrika lagi karena sekarang saya sudah tinggal adem ayem di rumah sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diam - Diam Balas Dendam

Apa korelasinya antara gak bisa tidur dan setrika? Kalau pengalaman pribadi saya sih ada. Sodara-sodara... sebenarnya...